Senin, 26 Januari 2026

Hai Blog, Saya Menulis Lagi


Sekarang hari Senin tanggal 26 Januari 2026, pukul 09.13 wib. sudah hampir tiga minggu saya tidak menulis di blog ini, terhitung dari tulisan terakhir yang saya buat. Tidak ada ide khusus mengenai tulisan kali ini, mengalir saja, buat pemanasan saja untuk lebih giat lagi menulis. Saya akan mencoba merangkum beberapa hal yang menarik perhatian saya beberapa minggu ini.

Akhir-akhir ini saya mencoba untuk menulis lagi di Arkadia.me, platform menulis untuk masuk di situs berita Suara. Jujur tujuan utama saya menulis adalah untuk mendapatkan penghasilan tambahan dari bidang kepenulisan, sebuah bidang yang ingin saya tekuni. Sudah tiga artikel saya kirim ke admin Arkadia, namun hingga saat ini masih berstatus pending, entah belum dibaca, atau sudah dibaca namun tidak memenuhi syarat. Saya berharap ada kejelasan mengenai tulisan yang telah saya buat, tidak mengambang seperti ini.

Minggu kemarin saya bertemu dengan rekan dari SLCC PGRI Kabupaten Rembang, namanya pak Fuad. Dia adalah orang yang membuat saya termotivasi untuk menulis di Arkadia. Pak Fuad adalah seorang penulis aktif di Arkadia, beberapa kali saya melihat namanya masuk dalam jajaran writer of the week.

Pertemuan saya dengan pak Fuad membahas mengenai kegiatan yang akan dilaksanakan SLCC PGRI Kabupaten Rembang di awal Februari, pelatihan pembuatan media pembelajaran dengan memanfaatkan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence). Dalam acara ini saya direncanakan akan bertindak sebagai narasumber, hal ini dikarenakan pengalaman saya mengikuti kegiatan Hackathon di akhir tahun 2025 kemarin.

Ada satu hal lagi yang kemarin menarik perhatian saya, sebuah buku digital yang dikeluarkan Kemendikdasmen mengenai panduan pembelajaran STEM. Buku panduan ini menarik perhatian saya karena pengalaman dengan MGMP IPA mengadakan kegiatan literasi sains ke Universitas Negeri Semarang, dan mengambil tema STEM. Topik STEM menjadi suatu topik yang menarik perhatian saya.

Saya ingin mencetak modul digital tersebut untuk bisa saya gunakan seperti layaknya buku fisik, namun saat ini kondisinya belum memungkinkan untuk mencetak modul dengan jumlah halaman yang mencapai jumlah halaman lebih dari dua ratus halaman. Sabar dulu saja, sambil menunggu kesempatan datang untuk mencetak.

Tahun 2026 ini saya ingin berfokus untuk meningkatkan diri saya, baik dari segi spiritual dan kompetensi. Di segi spiritual saya ingin semakin meningkatkan kualitas ibadah saya, menjadi lebih tepat waktu, khusyu, dan mengaplikasikan nilai dan hikmahnya dalam kehidupan saya.

Di segi kompetensi diri, saya ingin meningkatkan kompetensi diri di segala bidang yang yang bisa yang masuki. Saya ingin lebih konsisten dalam menulis, melakukan penelitian, dan mengajar dengan lebih baik lagi. Hal yang bisa saya lakukan adalah mencoba semakin banyak membaca dan mengurangi waktu untuk melihat media sosial untuk hal-hal yang tidak berguna.

Mungkin ini saja yang bisa saya tuliskan pagi ini, karena setelah ini saya harus segera masuk untuk mengajar para siswa. Semoga lebih konsisten lagi dalam kebaikan.

Kamis, 08 Januari 2026

Pagi di Kereta Probowangi, Siang di Kereta Wijayakusuma

Bepergian menggunakan modal kereta api adalah hal yang jarang saya lakukan. Untuk transportasi darat saya Bepergian menggunakan modal kereta api adalah hal yang jarang saya lakukan. Untuk transportasi darat saya terbiasa dengan bus, dan pagi ini saya berada di kereta Probowangi dengan rute akhir di Banyuwangi, namun saya tidak turun di Banyuwangi.

Saya tidak akan membahas kemana dan untuk apa saya bepergian kalian, namun saya akan menuliskan apapun sepanjang perjalanan pagi ini. Kereta Probowangi ini berangkat dari stasiun tempat saya berangkat pukul 07.34 wib, dan saya telah datang di stasiun sejak pukul 06.00 wib. Ketika mendekati pukul 06.30, kami segera masuk melewati pos pemeriksaan dan menunggu kereta datang di ruang tunggu sebelah dalam, dekat dengan jalur kereta.

Saya bersama istri dan anak menunggu di ruang tunggu tersebut, kami duduk di kursi yang tersedia, sambil melihat berbagai hal di sekeliling kami, salah satu yang menarik perhatian saya adalah peta jalur kereta Jawa-Madura.

Ternyata jalur kereta api di pulau Jawa banyak dan tersebar, namun sayang beberapa dalam status tidak aktif, salah satunya adalah jalur kereta api di Kabupaten Rembang dan Tuban. Sebenarnya Kabupaten Rembang dilalui jalur kereta dari Bojonegoro, kemudian naik ke utara hingga masuk ke kecamatan Pamotan, Lasem, dan Rembang. 

Jalur kereta api di Kabupaten Rembang mulai tidak aktif di awal tahun 1990-an, alasan yang saya baca adalah moda kereta api kalah bersaing dengan moda transportasi lain kala itu. Rel dan bangunan stasiun di Kabupaten Tembang sudah banyak yang hilang, hanya satu bangunan stasiun yang masih ada, namun berubah jadi tempat berjualan, yaitu stasiun Rembang kota.

Pukul 08.05 wib, kereta yang kami naiki sudah memasuki stasiun Probolinggo, masih dua jam lagi perjalanan ini sampai ke stasiun tujuan. Kereta yang saya naiki ini berjenis kereta ekonomi, dengan formasi bangku 3-2 dalam satu baris, sandaran tegak tapi cukup empuk, dan sudah dilengkapi AC yang mencakup keseluruhan gerbong.

Kereta ini beberapa kali berhenti cukup lama di beberapa stasiun, karena harus berpapasan dengan kereta lain. 

***

Jam tangan di lengan kiri saya menunjukkan pukul 14.13 wib, dan kini saya dalam perjalanan kembali. Dalam perjalanan ini, kereta yang saya naiki adalah kereta Wijayakusuma, rute kereta ini adalah cilacap-banyuwangi, dan gerbong yang saya naiki adalah gerbong ekonomi premium.

Jam 14.15, kami berhenti di stasiun Klakah. Dalam perjalanan kembali ini yang saya rasakan hanya mengantuk, tapi belum bisa tidur. Jika dibandingkan dengan kereta waktu berangkat pagi tadi, AC kereta Wijayakusuma ini kurang dingin, setidaknya kurang terasa.

Saya ingin meneruskan menulis, tetapi mata saya sudah sangat berat, saya akan memilih tidur dulu. Nanti kalau memang ingin, saya akan meneruskan tulisan ini, atau membuat rumusan selanjutnya.

Pukul 14.35 wib, kereta masih melaju di Kabupaten Probolinggo, diiringi hujan deras yang membasahi kaca jendela. Suasana Kabupaten Probolinggo dan Jember yang kami lalui hari ini, cukup menyenangkan. Masih terlihat bukan kita besar, banyak hamparan sawah saya lihat sepanjang perjalanan hari ini, dan didukung suasana yang tidak panas, mungkin karena dataran tinggi.

Sekitar dua jam lagi saya akan sampai di stasiun tujuan. Tujuan bepergian terlaksana dengan baik, dan Alhamdulillah lancar.

Mungkin cukup tulisan saya kali ini, saya tidak tahu harus menulis apa lagi.

Panduan Implementasi STEM: Mengenal Model PjBL, PBL, dan 5E untuk Pembelajaran Mendalam

STEM merupakan akronim dari Science, Technology, Engineering, dan Mathematics adalah sebuah praktek pedagogis yang cocok digunakan dalam pem...