![]() |
| Ilustrasi dibuat dengan AI |
Hampir seharian saya berkutat di depan laptop, mencoba menyelesaikan sebuah tantangan yang saya buat sendiri, membuat simulasi berbasis web. Sebenarnya bukan karena iseng, simulasi ini saya buat untuk mengikuti sebuah kegiatan yang diselenggarakan penerbit Yudhistira, yaitu membuat sebuah animasi atau simulasi pembelajaran berbasis HTML5.
Saya memang menyukai dunia pemrograman, mengerti bagaimana bahasa HTML, namun kalau tingkatannya sudah membuat game, kemampuan pemrograman saya tidak sampai level tersebut. Akhirnya, saya harus memutar otak untuk mencari tool yang dapat melakukan pemrograman dengan output HTML5, namun yang tidak berbasis teks. Setelah melakukan riset sederhana dengan menggunakan pencarian Google, dapatlah aplikasi tersebut, Gdevelop.
Salah satu poin dalam panduan ajang ini adalah bahwa dalam pembuatannya tidak diperbolehkan menggunakan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence). Setelah melihat beberapa contoh HTML5 yang disediakan oleh penyelenggara, saya melihat ternyata animasi atau simulasi yang dijadikan contoh cukup sederhana. Dengan demikian, saya merasa cukup bisa membuat hal yang serupa, sederhana saja.
Simulasi yang saya buat mengenai jaring-jaring makanan, saya tujukan untuk siswa tingkat sekolah dasar. Di tulisan ini saya tidak akan membahas mengenai simulasi yang saya buat, namun lebih ke software pembuatnya, Gdevelop.
Saya tidak tahu banyak mengenai Gdevelop, yang saya tahu software atau aplikasi ini bisa digunakan untuk membuat game, terkhusus dengan output HTML5 yang saya butuhkan. Model pemrogramannya seperti Microsoft Visual Basic, Aplikasi yang dulu sempat saya pelajari semasa SMA dan awal kuliah, secara otodidak.
Gdevelop saya pilih karena cukup ringan, dapat dijalankan di laptop yang menggunakan sistem operasi Linux, dan tentu saja gratis. Tentu ada batasan untuk fitur gratis, namun fitur yang gratis pun sudah mencukupi kebutuhan saya. Untuk sistem operasi linux ada pilihan untuk install melalui Flathub atau AppImage, saya pilih AppImage karena faktor portabilitas dan menghemat ruang di laptop saya. Kalau tidak ingin menginstall di laptop, ada pilihan untuk melakukan pemrograman langsung melalui browser.
Gdevelop dapat diakses pada laman gdevelop.io. Di halaman awal, saya langsung disuguhkan oleh berbagai game yang sudah dibuat dengan aplikasi ini, mungkin dari komunitasnya. Karena setelah saya menyelesaikan simulasi jaring-jaring makanan, hasil karya saya dapat di export menjadi HTML5 atau bisa diunggah langsung ke gdevelop. Ya, karya saya yang sederhana itu sudah masuk ke katalog Gdevelop, bisa dijalankan lewat tautan.
Model pemrogramannya yang object oriented memudahkan saya yang hanya pengetahuan sedikit di bahasa HTML. Dimulai dengan memasukkan objek atau sprite (seperti scratch), mengatur properties nya, mengatur behaviornya, kemudian membuat logika atau event yang akan berjalan. Asalkan memiliki pengetahuan dasar mengenai logika pemrograman, semuanya akan berjalan lancar-lancar saja.
Seperti web aplikasi pada umumnya, Gdevelop juga memberikan akses tutorial mulai dari tingkat beginner sampai intermediate. Walaupun mengintegrasikan AI, saya lebih suka untuk belajar langsung dari nol. Karena kalau memakai AI artinya saya tidak belajar apa-apa, mungkin hasilnya bagus dan menarik, tapi saya tidak memperoleh tambahan ilmu apa-apa.
Aplikasi ini cocok untuk digunakan dalam pembelajaran berbasis STEM, atau IPA. Karena aspek science, technology, Engineering, dan mathematics akan terasah. Sebagai guru saya merasa aplikasi ini akan sangat berguna jika melakukan pembelajaran berbasis proyek atau masalah, dimana produk berupa simulasi atau sejenisnya dapat dibuat dengan cukup mudah. Tapi sekali lagi, mau tidak mau harus mempelajari dasar-dasar pemrograman secara umum.
Mungkin kedepannya saya akan memanfaatkan aplikasi Gdevelop untuk membuat portofolio digital saya, bisa berupa game, simulasi, atau animasi pembelajaran IPA. Kalau untuk mengajak siswa melakukan pemrograman saat ini, sepertinya belum tepat. Karena siswa harus menguasai dasar-dasar pemrograman, dan itu memerlukan waktu.
Saya telah mengirim karya simulasi jaring-jaring makanan hari ini, saya akan menunggu hasilnya. Tidak penting bagaimana hasilnya, yang terpenting sudah mencoba, dan mendapatkan ilmu baru. Pemrograman dengan Gdevelop.
Simulasi yang saya buat:


Tidak ada komentar:
Posting Komentar