Rabu, 25 Februari 2026

Evolusi Buku Siswa IPA: Perbandingan KTSP, K-13, dan Kurikulum Merdeka


Sebenarnya hari ini saya tidak mempunyai ide untuk ditulis, namun saya memaksa diri saya untuk tetap menulis, dan muncul ide aneh ini. Saya ingin membandingkan buku siswa untuk mata pelajaran IPA antara KTSP, Kurikulum 2013, dan Kurikulum Merdeka. Jadi saya melakukan semacam penelitian “ala-ala” untuk membandingkan buku siswa dari kurikulum yang berbeda, alat yang saya gunakan adalah Kecerdasan Artifisial milik Google, Gemini.

Secara personal, saya menilai bahwa buku siswa KTSP lebih baik dari dua kurikulum setelahnya. Penilaian ini subjektif, saya merasa bahwa buku siswa KTSP lebih kaya materi, latihan soal, dan bisa menjadi sumber belajar utama, jika sumber belajar lain seperti internet tidak ada. Saya akan menjadikan penilaian subjektif saya sebagai hipotesis penelitian ini.

Dalam penelitian ini saya menggunakan buku siswa Mata pelajaran IPA untuk kelas 8, kemudian saya mengunggahnya ke Gemini. Secara umum saya menuliskan prompt untuk melakukan perbandingan ditinjau dari beberapa aspek. Dalam tulisan ini saya akan coba merangkumnya, dan menambahkan opini pribadi saya.

Buku siswa KTSP memiliki penjelasan teori yang sistematis dan mendalam, terutama hal definisi dan rumus. Materi fisika, kimia, dan biologi disajikan secara terpisah.

Namun ada juga kelemahan pada buku siswa KTSP, yaitu visualisasi yang kurang menarik dibanding buku-buku terbaru. Buku ini juga hanya memfokuskan pada hafalan konsep daripada aplikasi praktis.

Buku siswa Kurikulum 2013 menggunakan pendekatan terpadu antara fisika, biologi, dan kimia. Materi disesuaikan dengan standar internasional seperti TIMSS dan PISA. Materi yang disajikan terpadu menjadikan satu fenomena dapat dibahas dari berbagai sudut pandang sains secara terpadu. Selain itu, buku ini juga mengintegrasikan nilai sikap dan rasa syukur dalam materi.

Kelemahan buku siswa Kurikulum 2013 adalah materi yang terasa sangat padat, karena mencoba untuk mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu secara terpadu di dalamnya.

Buku siswa Kurikulum Merdeka sangat menekankan pada inkuiri atau penemuan, serta aktivitas mandiri.Tata letak buku terasa lebih modern, dengan banyak ruang untuk refleksi siswa. Buku ini berfokus pada ide besar atau “Big Ideas” dan konsep esensial. Kedalaman materi dicapai melalui proyek dan eksplorasi.

Sama seperti kedua buku sebelumnya, buku siswa kurikulum merdeka juga memiliki kelemahan seperti kedalaman materi secara ensiklopedis mungkin terasa kurang bagi siswa yang membutuhkan detail teori yang sangat banyak.

Berdasarkan uraian di atas, maka analisis yang bisa saya kemukakan bahwa ketiga buku ini memiliki fungsi yang berbeda. Secara sederhana, buku siswa KTSP mengajak siswa “belajar untuk tahu”, buku siswa Kurikulum 2013 mengajak siswa untuk “belajar untuk melakukan”, dan buku siswa Kurikulum Merdeka mengajak siswa untuk “belajar untuk berpikir dan memecahkan masalah”. Ya, paradigma belajar yang diharapkan dicapai siswa berbeda antara ketiga buku tersebut.

Pertanyaan untuk para guru, apakah buku siswa KTSP dan Kurikulum 2013 masih relevan untuk digunakan sekarang? jawabannya masih relevan. Buku siswa Kurikulum Merdeka digunakan sebagai kerangka utama dan panduan alur pembelajaran inkuiri di kelas. Buku siswa KTSP dapat digunakan sebagai sarana pengayaan dan referensi jika siswa memerlukan pemahaman detail mengenai konsep dalam ilmu sains dan aplikasi rumus-rumus dalam pemecahan masalah. Sedangkan buku siswa kurikulum 2013 dapat dimanfaatkan sebagai sarana proyek bagi siswa, karena didalamnya banyak ide praktikum yang bisa digunakan.

Kondisi saat ini, kurikulum yang digunakan adalah kurikulum merdeka. Salah satu hal yang harus diperhatikan oleh guru dan siswa adalah buku siswa bukan sebagai sarana belajar utama. Buku siswa bersifat sebagai modul atau panduan untuk belajar atau mencari (inkuiri). Sehingga menurut saya, mutlak diperlukan sumber belajar yang lain untuk menunjang belajar siswa. Harapannya siswa mampu memperoleh pemahaman atas materi sains melalui kegiatan inkuiri, buku siswa sebagai panduannya. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Evolusi Buku Siswa IPA: Perbandingan KTSP, K-13, dan Kurikulum Merdeka

Sebenarnya hari ini saya tidak mempunyai ide untuk ditulis, namun saya memaksa diri saya untuk tetap menulis, dan muncul ide aneh ini. Saya ...